Rabu, 12 Oktober 2016

Keterkaitan Psikologi terhadap Manusia


Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna di muka bumi ini. Oleh karenanya manusia dijadikan khalifah Tuhan di bumi karena manusia mempunyai kecenderungan dengan Tuhan.

Berbicara dan berdiskusi tentang manusia selalu menarik dan karena selalu menarik, maka masalahnya tidak pernah selesai dalam arti tuntas. Pembicaraan mengenai makhluk psikofisik ini laksana suatu permainan yang tidak pernah selesai, selalu ada saja pertanyaan mengenai manusia.

Manusia adalah satu-satunya makhluk yang bisa menjadi subyek dan  obyek sekaligus. Manusia berfikir dan merenung, kemudian menjadikan  dirinya sebagai obyek fikiran dan renungan.. Manusia sangat menarik  di mata manusia itu sendiri. Terkadang manusia dipuja, tetapi di kala  yang lain ia dihujat. Scara internal manusia sering merasa bangga dan  bahagia menjadi manusia, tetapi di mata orang lain atau di waktu yang lain, ia terkadang menyesali diri sendiri, menyesali keberadaannya  sebagai manusia.

Ada manusia yang perilakunya berada di luar batas perikemanusiaan,  tetapi ada juga manusia yang begitu tinggi tingkatannya. Pada umumnya manusia  tertarik untuk bertanya tentang dirinya ketika berada dalam puncak- puncak kebahagiaan, kesedihan, ketakutan, keberhasilan dan puncak  kegagalan. Ada kesepakatan pandangan, bahwa betapapun manusia terdiri  dari jiwa dan raga, tetapi penilaian tentang kualitas manusia  terfokus pada  jiwanya, terkadang disebut hatinya, karena hakikat  manusia adalah jiwanya..Sedangkan Psikologi merupakan sebuah disiplin ilmu dan terapan yang mempelajari mental dan perilaku secara ilmiah. Psikologi memiliki tujuan langsung untuk memahami individu dan kelompok dengan memperhatikan prinsip pribadi dan meneliti kasus spesifik.

Untuk mengetahui perbuatan- perbuatan jiwa serta kemampuan jiwa  sebagai sarana untuk mengenal tingkah laku manusia. 


Untuk mengetahui cara penyelenggaraan pendidikan dengan baik.


Untuk mengetahui perilaku manusia sebagai upaya menyesuaikan diri dan berhubungan dengan orang lain, sehingga memudahkan memahami mengapa  mereka berpikir, berperasaan dan berbuat menurut cara mereka sendiri. 


Dalam rangka mengatasi permasalahan social, psikologi dapat mengurai pangkal masalah, setidaknya mengurangi problem sosial. 
Kita bisa peka terhadap perasaan orang lain. 


Seseorang yang ahli di bidang psikologi atau menjadi peneliti psikologi disebut psikolog dan dapat diklasifikasikan menjadi ilmuwan sosial, perilaku, atau kognitif. Psikolog berusaha untuk memahami perubahan fungsi mental dalam individu dan perilaku sosial.Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental.

Manusia dan Psikologi sangatlah berkaitan karena Psikologi adalah sebuah bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari mengenai perilaku dan fungsi mental manusia secara ilmiah. Praktisi dalam bidang psikologi disebut psikolog. Para psikolog berusaha mempelajari peran fungsi mental dalam perilaku individu maupun kelompok, selain juga mempelajari tentang proses fisiologis dan neurobiologis yang mendasari perilaku. 
Menurut asal katanya, psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno PsychÄ“ yang berarti jiwa dan logia /logos yang artinya ilmu, sehingga secara etimologis, psikologi dapat diartikan dengan ilmu yang mempelajari tentang jiwa.Jadi ilmu Psikologi itu sangatlah banyak pengaruhnya terhadap manusia, karena Untuk memperoleh pemahaman  gejala- gejala jiwa dan pengertian yang lebih sempurna tentang tingkah laku sesama manusia pada  umumnya dan anak-anak khususnya kita harus mempelajari Psikologi 

Pada dasarnya mempelajari psikologi/ ilmu jiwa adalah untuk menjadikan manusia supaya hidupnya baik, bahagia dan sempurna. Jadi manfaat mempelajari psikologi diantaranya:

Manusia menurut psikologi adalah Manusia sejak semula ada dalam suatu kebersamaan, ia senantiasa berhubungan dengan manusia-manusia lain dalam wadah kebersamaan, persahabatan, lingkungan kerja, rukun warga dan rukun tetangga, dan bentuk-bentuk relasi sosial lainnya diturunkan pula agama agar selain ada relasi dengan sesamanya, juga ada hubungan degan sang pencipta.
Telah banyak aliran psikolog yang melahirkan teori-teori tentang manusia, tapi ada empat pendekatan yang paling dominan:

 Manusia dilengkapi antara lain cipta, rasa, karsa, norma, cita-cita dan nurani sebagai karakteristik kemanusiaannya, kepadanya Psikoanalisis sebuah aliran dalam psikologi yang melukiskan manusia sebagai makhluk yang digerakkan oleh keinginan-keinginan terpendam (homo valens)



Contoh Aplikasi dalam Psikologi

Membuat Contoh Aplikasi dalam Psikologi Test Kepribadian MBTI (Komputerisasi/Online) Contoh Aplikasi Tes Kepribadia...