Senin, 07 Oktober 2019

Membuat Contoh Sistem dalam Psikologi beserta Penjelasannya (Mata Kuliah Sistem Informasi Psikologi)


System
Elements

Goals
Inputs
Processing Elements
Outputs
Intelligence     Structure Test (IST)
-    Soal – soal test IST yang terdapat 9 subtest
-    Lembar Jawaban test IST
-    Buku Norma IST
-       Rapport Pembuka
-       Tester memberikan instruksi
-       Tester melakukan observasi
-       Rapport Penutup
-       Melakukan skoring
-    Hasil nilai dari Row Score (RW)
-    Hasil nilai dari Standardized Score (SW)
-   Digunakan untuk mengukur tingkat intelegensi individu.
-   Digunakan untuk memahami diri dan pengembangan pribadi.
-   Merencanakan pendidikan dan karier serta membantu pengambilan keputusan dalam hidup individu. 

Penjelasan:
            Saya akan menjelaskan sistem test Intelligence Structure Test (IST), test ini salah satu test yang sering digunakan untuk mengukur inteligensi individu. Dimana test IST ini biasanya hanya dikenali atau dilihat melalui manifestasinya misalnya pada hasil prestasi suatu test. Tujuan dari test IST ini adalah untuk mengukur tingkat intelegensi individu, untuk memahami diri dan pengembangan pribadi, dan merencanakan pendidikan dan karier serta membantu pengambilan keputusan dalam hidup individu.
            Untuk membuat sistem ini dibutuhkan seorang Psikologi (tester) yang mengerti tentang test Intelligence Structure Test (IST) agar testee bisa mengerjakan soal-soal test dengan baik dan benar. Pada test Intelligence Structure Test (IST), terdapat 9 subtes dimana masing-masing subtes memiliki jumlah waktu pengerjaan berbeda-beda. Sembilan subtes tersebut adalah: SE (melengkapi kalimat), WA (melengkapi kata-kata), AN (persamaan kata), GE (sifat yang dimiliki bersama), RA (berhitung), ZR (deret angka), FA (memilih bentuk), WU (latihan balok), ME (latihan simbol).
Di dalam sistem terdapat pemrosesan yaitu, sebelum mengerjakan test tester harus memberikan salam dan rapport pembuka terlebih dahulu agar testee tidak kaku dan merasa nyaman. Setelah itu, tester memberikan instruksi dan kasih contoh kepada testee cara mengerjakan masing-masing subtes dengan jelas dan benar. Saat testee mengerjakan soal tersebut, tester melakukan observasi dimana tester harus mencatat waktu pada masing-masing subtes serta mencatat apa yang ia lakukan saat mengerjakan baik secara verbal maupun nonverbal. Setelah selesai, jangan lupa memberikan rapport penutup kepada testee.
Selanjutnya tahap skoring, yang digunakan untuk setiap subtes adalah dengan memeriksa setiap jawaban dengan menggunakan kunci jawaban yang telah disediakan. Semua subtes (SE, WA, AN, RA, ZR, FA, WU, & ME), kecuali subtes 04-GE, setiap jawaban benar diberi nilai 1 dan untuk jawaban salah diberi nilai 0. Khusus untuk subtes 04-GE, tersedia nilai 2, 1, dan 0; karena subtes ini berbentuk isian singkat maka nilai yang akan diberikan tergantung dengan jawaban yang diberikan oleh subjek. Total nilai benar yang sesuai dengan kunci jawaban merupakan Raw Score (RW); nilai ini belum dapat diinterpretasi sesuai dengan norma yang digunakan. Nilai RW yang sudah dibandingkan dengan norma disebut dengan Standardized Score (SW). Adapun norma yang digunakan adalah sesuai dengan kelompok umur subjek.

Sekian terima kasihJ

Contoh Aplikasi dalam Psikologi

Membuat Contoh Aplikasi dalam Psikologi Test Kepribadian MBTI (Komputerisasi/Online) Contoh Aplikasi Tes Kepribadia...